Penyimpangan orientasi seksual
Penyimpangan
orientasi seksual
Fitrah seksualitas adalah bagaimana seseorang berpikir, merasa
dan bersikap sesuai dengan fitrahnya sebagai lelaki sejati atau sebagai perempuan
sejati.
Ada tiga tujuan utama yang ingin dicapai pada pendidikan fitrah
seksualitas :
1. membuat anak mengerti tentang identitas seksualnya. Anak bisa
memahami bahwa dia itu laki-laki ataupun perempuan.
2. mengenali peran seksualitas yang ada pada dirinya. Anak mampu
menempatkan dirinya sesuai peran seksualitasnya.
Seperti cara berbicara, cara berpakaian atau merasa, berpikir
dan bertindak.
Sehingga anak akan mampu dengan tegas menyatakan "saya
laki-laki" atau "saya perempuan".
3. mengajarkan anak untuk
melindungi dirinya dari kejahatan seksual.
bagaimana cara membangkitkan fitrah seksualitas pada anak.
Membangkitkan fitrah seksualitas anak bisa dimulai sejak mereka
dilahirkan.
Pada framework pendidikan berbasis fitrah, membangkitkan fitrah
seksualitas pada anak berbeda menurut tahap usia anak masing-masing.
Ada tiga tahapan usia anak yaitu tahap pra latih (0-2 tahun dan
3-6 tahun), tahap pre aqil baligh 1 ( 7-10 tahun) dan tahap pre aqil baligh 2 (
11-14 tahun).
*Bagaimana Solusinya?*
1. perkuat ketahanan ayah ibu
2. menyicil "hutang jiwa" dan
merumuskan ulang tujuan pengasuhan kita. Disini maksudnya adalah usaha
memperbaiki kesalahan kesalahan Ayah Bunda dalam pengasuhan yang sudah lewat.
3. komunikasi produktif (baik, benar dan
menyenangkan.Orang tua sebagai penanggung jawab utama tetap harus memberi ruang
yang baik utk mereka bisa bersosialisasi dgn pedampingan dan monitoring melalui
komunikasi produktif. Jika ada kejadian yg menyimpang maka kerjasama sesama
orang tua utk membicarakan dan mengantisipasi resiko yg berbahaya.
4. mengajarkan agama sendiri
5. pilihlah teman dan lingkungan yang baik untuk
anak kita
#Tantangan10Hari
#Level11
#KuliahBunSayIIP
#PentingkahMembangkitkanFitrahSeksualitasAnak
Comments